Akankah Saya Terus Begini?
Sebenarnya ada apa dengan diriku ini? Diriku sendiri saja bingung menjawabnya. Udah mau dekat ujian tapi belum ada kesiapan yang cukup matang, udah berulang-ulang kali mencoba menyemangati diri tapi sering kali semangat itu suka naik turun udah kayak pesawat. Dan aku yang masih saja tergoda dengan wifi-an ditambah nada dering dari handphone sampe lupa waktu, ngeliat kasur empuk langsung tepar, dengerin musik sambil nyanyi-nyanyi nggak jelas, santai-santai kek di pantai dan lebih parahnya lagi aku kembali ke kebiasaan lama yaitu tidur larut bangun kesiangan. Alhasil, mata udah kek mata panda hitam plong, siangnya pusing udah mumet-mumet nggak karuan karena tidur kelamaan bangun. Tapi terkadang aku tidur larut malam bangunnya pagi kok, iya pagi banget malah, kek gini jadinya:
habis subuh→mandi→sarapan→belajar (sekitar 30mnt/1jam/2jam atau lebih)→pertengahan belajar mata nggak kuat melek+nguap-nguap terus→ketiduran di meja belajar→bangun ngeliat jam hanya sekilas→tidur lagi alias pindah tempat ke kasur atau cari tempat yang nyaman untuk tidur→bangun buka mata sekejab tidur lagi+alasannya pusing (padahal ngantuk berat gegara semalam begadang)→bobo manis lagi (kira-kira bisa 2x atau bahkan lebih)→sampe siang terang banget (langsung beristighfar)→at the end pusing lagi kepala (nyesel+ngedumel dalam hati) #gituajaterussampaiupinipinmainkerumahdoraemon. Nah lho, ada yang kayak aku gini nggak? Seakan-akan balas dendam untuk tidurnya, padahal Allah udah baik banget ngasih kita waktu 24jam, ya gimana cara kita agar memanfaatkan waktunya sebaik mungkin atau dari diri sendiri bagaimana cara mengaturnya dengan baik supaya waktu yang digunakan nggak sia-sia. Tapi aku pribadi masih belum bisa, malah seperti ini :( :(
Ini aku sedih dan nyesel sementara aja ntar ngulang lagi biasanya sih gitu, ya semoga aja nggak lagi deh dan benar-benar harus diusahain. #NgingetinDiriSendiri
Ini aku sedih dan nyesel sementara aja ntar ngulang lagi biasanya sih gitu, ya semoga aja nggak lagi deh dan benar-benar harus diusahain. #NgingetinDiriSendiri
Seminggu yang lalu rajin banget, tahun kemarin juga gitu, tapi belajarnya suka ditinggal-tinggal jadi lupa dan sekarang harus di ulang lagi dan itu full banget (salah sendiri-_-) Eh minggu berikutnya udah leha-leha, apa karena aku belum semaksimal mungkin memberikan tenaga, waktu, perhatian, pengorbanan seutuhnya? At the end saya pun merenung, seperti inilah kira-kira yang ada di benak hati dan pikiran:
"Hey Indah! Lo itu udah mau dekat ujian SBMPTN, inget!!! Banyak dari mereka yang bilang bahwa ujiannya dari tahun ke tahun itu sulit bukan main dan sangat-sangat ketat. Terus lo mau seenak jidat terjun bebas tanpa beban, tanpa kerja keras, tanpa usaha dan berproses? Itu kebodohan namanya, mustahil! Dan lo jangan sampe lakuin hal bodoh itu, lo harus punya tekad yang kuat, lo harus usaha mati-matian biar perlu dan jangan lupa doa, kedua-duanya harus lo barengi. Karena banyak sekali tantangan yang harus dan wajib lo hadapi kedepannya dengan sabar dan tegar, jangan sampe para pesaingmu udah lebih jauh dari lo, lo udah memutuskan untuk keluar dari zona nyaman lo, ya lu semaksimal mungkin harus usaha dan hadapi, jangan diem aja! Bergerak dong, maju. Buktikan, lo pasti mampu, lo bisa lewati masa-masa sulit, tuh badan+kaki+tangan pegel-pegel dikit apa salahnya sih? Otak+kepala nyut nyut ya udahlah jalanin aja, jangan banyak mengeluh kenapa sih?! Yang ada otak lo macet mulu di tempat itu-itu aja. Lo yang suka down, usahain jangan sampe keterusan. Manfaatin waktu lo yang sempit ini, nggak ada kata main-main sekarang yang ada lo harus serius, luruskan niat lo, belajar dengan tekun, tekun berusaha, tekun bekerja keras dan terpenting tekun berdoa kepada-NYA. Jangan mau tergiur dengan kesenangan belaka! Karena penyesalan itu datangnya dari belakang. Yakinlah dan percaya deh bahwa setiap cobaan, ujian atau masalah yang menimpa lo, kerja keras maupun usaha yang dijalani, kesulitan yang lo hadapi dan kesusahan, jatuh bangun yang lo rasain, lelah bahkan tangisan dari setiap doa-doa yang lo panjatkan pada-Nya itu pasti terdapat kebaikan di dalamnya, ada hal indah di balik itu semua, tinggal lo nikmati aja dulu setiap detail prosesnya dengan sabar, ikhlas dan tulus serta berdoa tanpa mengeluh. Lo harus optimis inget kata ayah lo, berpikir positif terutama pada Sang Pencipta, Allah itu baik banget Maha Mendengar doa hamba-hambanya, Allah itu nggak pernah tidur, DIA yang selalu ada buat lo, paling mengerti suka duka lo, memahami benar kesulitan dan kesusahan lo, kekurangan lo dan yakinlah doa itu pasti terkabul, apapun inginmu, apapun masalahmu, apapun suka dukamu berdoalah, karena kekuatan dari doa itu sangat penting, hal utama dan luar biasa banget. Percayalah akan kebesaran dan kekuatanNya, tidak ada yang mustahil maupun tidak mungkin bagiNya. Lo harus sabar dalam berproses, ya, semua itu butuh yang namanya proses! So, lo tinggal nikmatin bagaimana prosesnya. Allah ingin melihat seberapa usahamu sejauh mana dalam berproses dan dalam meminta kepadaNya. lo jangan menyerah gitu aja apalagi putus asa dan jangan banyak mengeluh, so perjalanan lo masih jauh, bersyukurlah lo udah berjalan sejauh ini. Kembali lagi, semua yang lo lakuin dengan sabar dan ikhlas nggak ada yang sia-sia kok, semua akan terbayar suatu saat nanti dan lo pasti akan melihat kebelakang dan senyum syukur, karena lo telah melakukan hal yang seharusnya lo lakuin. Dan sekarang lo berada di puncak kekhawatiran, takut, gelisah ataupun galau? Udahlah ndah, belajar yakin aja sama ALLAH seutuh-utuhnya. Sesulit apapun, jangan pernah kehilangan harapan dan semangat, bergantung dan berharaplah hanya padaNya, Allah nggak akan pernah ngecewain hambanya. Tanamkan di diri lo bahwa lo pasti bisa, lo pasti lulus, karena siapa lagi yang nyemangatin lo selain diri lo sendiri. Lo pasti bisa menuai hasilnya nanti, yang penting sekarang lakukan yang terbaik dulu dan minta Ridhonya orang tua, lo pasti bisa, harus bisa. Di saat lo ingin menyerah, inget lagi tujuan utama lo, fokuskan tujuan lo dan inget orang tua."
Sampe di situ, saya pun tersadar hanya setengah dari lamunan -_-
Buat kamu atau kalian yang berada di puncak kegalauan, kegelisahan atau ketakutan seperti aku, jangan pernah kehilangan harapan, ya. Tidak apa-apa pelan, tidak apa-apa ada yang lebih cepat darimu atau kalian, tidak apa-apa kalau banyak yang mencemoohmu lamban. Setidaknya kalian jangan berhenti. Jangan pernah berhenti apapun yang terjadi. Lakukanlah yang terbaik. Don't stop, keep going! You never fail until you stop trying.
Dan semoga penyakit ku yang malas dan suka menunda-nunda nggak kumat lagi. Dan semoga ni ya semoga aku bisa mengerti tiba-tiba, aamiin... (bantu doanya ya saudara-saudara dan teman-teman sekalian) :')
May the force be with you.
Fighting! SEMANGAT INDAH! :)
-I believe Allah will help me somehow.
-I believe Allah will help me somehow.
nb: Ora et Labota (Doa & Berusaha) ^^
Komentar
Posting Komentar